Classiq Bangun Pusat Komputasi Kuantum Terbesar di Eropa
- Rita Puspita Sari
- •
- 1 hari yang lalu
Ilustrasi Quantum Computing
Persaingan global dalam pengembangan teknologi komputasi kuantum semakin memanas. Setelah Amerika Serikat dan China berlomba mengembangkan komputer kuantum generasi terbaru, kini Eropa memperkuat posisinya melalui pembangunan salah satu pusat komputasi kuantum terbesar di kawasan tersebut.
Classiq, perusahaan pengembang perangkat lunak komputasi kuantum, resmi menjalin kemitraan strategis bernilai jutaan euro dengan TEA TEK Group, perusahaan teknologi asal Italia yang tengah berkembang pesat di bidang komputasi kuantum. Kolaborasi ini akan melahirkan sebuah pusat komputasi kuantum (Quantum Computing Hub) di Kota Naples, Italia, yang diproyeksikan menjadi pusat penelitian, pengembangan, serta layanan komputasi kuantum bagi Italia dan negara-negara Uni Eropa.
Langkah ini sekaligus menandai babak baru dalam perjalanan Italia untuk menjadi salah satu pemain utama dalam industri teknologi kuantum yang diprediksi akan menjadi fondasi berbagai inovasi digital pada masa depan.
Naples Diproyeksikan Menjadi Pusat Quantum Eropa
Pusat komputasi kuantum tersebut akan dibangun di kawasan bekas pabrik Whirlpool di Naples. Investasi besar yang dilakukan TEA TEK Group menunjukkan komitmen jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem komputasi kuantum yang mampu memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi regional maupun nasional.
Selama ini, pengembangan teknologi kuantum di Eropa lebih banyak berpusat di negara-negara seperti Jerman, Prancis, Belanda, dan Inggris. Kehadiran pusat baru di Naples diharapkan mampu memperluas peta inovasi teknologi kuantum ke kawasan Italia Selatan sekaligus menjadikan kota tersebut sebagai salah satu pusat industri kuantum paling strategis di Eropa.
Tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas penelitian, pusat ini juga dirancang menjadi tempat kolaborasi antara akademisi, pelaku industri, pemerintah, hingga pengembang perangkat lunak dalam mengembangkan berbagai solusi berbasis komputasi kuantum.
Menggabungkan Hardware dan Software dalam Satu Ekosistem
Salah satu keunggulan utama proyek ini adalah integrasi antara perangkat keras komputer kuantum dengan platform perangkat lunak milik Classiq. Integrasi tersebut akan menghadirkan lingkungan komputasi kuantum yang lengkap, mulai dari proses perancangan algoritma, simulasi, analisis, hingga eksekusi program kuantum dalam satu platform terpadu.
Solusi teknis yang digunakan mengadopsi sistem yang telah diterapkan di Quantum Computing Napoli (QCN) Lab milik Universitas Naples Federico II (UNINA) yang dipimpin Profesor Tafuri. Namun, pusat komputasi baru ini akan hadir dengan kapasitas yang lebih besar, yakni mencapai 128 qubit.
Jumlah qubit tersebut menjadi salah satu indikator kemampuan komputer kuantum dalam menyelesaikan perhitungan yang sangat kompleks. Semakin tinggi jumlah qubit yang dimiliki, semakin besar pula kemampuan sistem untuk menangani berbagai persoalan komputasi yang sulit diselesaikan oleh komputer konvensional.
Melalui fasilitas ini, para peneliti, institusi pemerintah, perusahaan swasta, hingga pengembang aplikasi dapat merancang, menguji, dan menjalankan algoritma kuantum melalui satu alur kerja yang terintegrasi tanpa harus berpindah-pindah platform.
Layanan Quantum as a Service Mulai Beroperasi pada 2026
Kemitraan antara Classiq dan TEA TEK Group juga akan menghadirkan layanan Quantum as a Service (QaaS) yang dijadwalkan mulai tersedia pada akhir 2026. Saat ini kedua perusahaan masih menyelesaikan proses integrasi antara komputer kuantum dengan platform perangkat lunak Classiq.
TEA TEK Group nantinya akan mengoperasikan platform tersebut yang telah diperkuat dengan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Selain menyediakan lingkungan pengembangan komputasi kuantum, platform ini juga dilengkapi fitur manajemen pengguna dan pengalokasian sumber daya sehingga mampu melayani berbagai kebutuhan komputasi secara efisien.
Konsep Quantum as a Service memungkinkan organisasi memanfaatkan kemampuan komputer kuantum melalui layanan berbasis cloud tanpa harus membeli atau membangun infrastruktur kuantum yang biayanya sangat mahal.
Model layanan ini dinilai akan mempercepat adopsi teknologi kuantum di berbagai sektor industri karena perusahaan hanya perlu mengakses layanan sesuai kebutuhan.
Mendukung Dunia Industri dan Penelitian
Pusat komputasi kuantum di Naples tidak hanya ditujukan bagi kalangan akademisi. Berbagai sektor industri seperti jasa keuangan, farmasi, manufaktur, energi, hingga lembaga penelitian diproyeksikan menjadi pengguna utama layanan tersebut.
Komputasi kuantum dipercaya mampu memberikan terobosan besar dalam berbagai bidang, mulai dari pengembangan obat baru, simulasi material canggih, optimasi rantai pasok, analisis risiko keuangan, hingga pengembangan kecerdasan buatan yang lebih efisien.
Dengan menggabungkan perangkat keras, perangkat lunak, penelitian terapan, pengembangan talenta, dan layanan komersial dalam satu lokasi, fasilitas ini diharapkan menjadi salah satu infrastruktur komputasi kuantum paling lengkap di Eropa.
Mendorong Kemandirian Teknologi Kuantum Eropa
Pembangunan pusat komputasi kuantum ini juga mencerminkan semakin besarnya investasi pemerintah maupun sektor swasta Eropa dalam membangun ekosistem teknologi kuantum yang mandiri.
Selama beberapa tahun terakhir, Uni Eropa terus mendorong pengembangan teknologi strategis agar tidak terlalu bergantung pada negara lain, termasuk di bidang semikonduktor, kecerdasan buatan, dan komputasi kuantum.
Melalui kolaborasi antara perusahaan teknologi, universitas, serta industri, Eropa berharap dapat mempercepat lahirnya inovasi sekaligus meningkatkan daya saing kawasan dalam perlombaan teknologi global.
Classiq: Quantum Harus Mudah Diakses
CEO sekaligus Co-Founder Classiq, Nir Minerbi, menyebut kemitraan ini sebagai pencapaian penting, bukan hanya bagi kedua perusahaan, tetapi juga bagi perkembangan komputasi kuantum secara lebih luas.
Menurutnya, tujuan utama kolaborasi ini adalah menjadikan komputasi kuantum sebagai teknologi yang dapat dimanfaatkan secara nyata oleh berbagai pihak, baik di tingkat nasional maupun regional.
Ia menegaskan bahwa Classiq akan menyediakan platform perangkat lunak, sistem otomatisasi, program pelatihan, serta fondasi teknis yang dibutuhkan agar pusat komputasi kuantum di Naples dapat beroperasi secara optimal dan melayani pengguna dalam skala besar.
TEA TEK Group: Naples Siap Menjadi Pemimpin Quantum
Sementara itu, CEO TEA TEK Group, Felice Granisso, mengatakan bahwa proyek ini merupakan langkah transformasional bagi perusahaan, Kota Naples, dan seluruh ekosistem komputasi kuantum Italia. Menurutnya, Naples memiliki sumber daya manusia, infrastruktur, dan ambisi besar untuk menjadi salah satu pusat teknologi kuantum terkemuka di Eropa.
Ia menjelaskan bahwa model Quantum as a Service memungkinkan perusahaan, lembaga keuangan, industri farmasi, hingga pusat riset memperoleh akses ke komputasi kuantum tanpa harus mengeluarkan investasi besar untuk membangun komputer kuantum sendiri.
Granisso juga mengungkapkan bahwa Classiq nantinya akan mendistribusikan kapasitas komputasi kepada berbagai pelaku industri. Hal tersebut menjadi bukti bahwa rantai nilai industri komputasi kuantum mulai terbentuk dan siap berkembang secara berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa kemunculan Q-Day tidak semestinya hanya dipandang sebagai tantangan keamanan siber akibat hadirnya komputer kuantum yang berpotensi memecahkan sistem enkripsi saat ini. Menurutnya, Q-Day juga menjadi awal dari era baru inovasi teknologi dan transformasi industri.
Melalui pembangunan pusat komputasi kuantum di Naples, Italia berharap dapat mengambil peran penting dalam revolusi teknologi kuantum sekaligus memastikan Eropa memiliki kesiapan menghadapi berbagai peluang dan tantangan yang akan muncul pada masa depan.
